Asah Keterampilan Berbicara Melalui Pelatihan Public Speaking

Pelatihan public speaking yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika di Dieng Creative Hub, Seruni, pada Kamis (21/11/2019). (Foto Pemkab Wonosobo)

Wonosobo – Untuk meningkatkan keterampilan berbicara, tak kurang dari 45 petugas administrator Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) di lingkup OPD Pemkab Wonosobo, mengikuti pelatihan public speaking yang digelar Dinas Komunikasi dan Informatika di Dieng Creative Hub, Seruni, pada Kamis (21/11/2019).

Selama kurang lebih empat jam, para peserta pelatihan diajak untuk mempelajari lebih dalam bagaimana teknik berbicara di depan umum. Hal tersebut bertujuan agar peserta tak lagi mengalami kendala seperti grogi, mendadak kehilangan materi pembicaraan, atau bahkan lebih parah lagi, tak mampu berkata-kata ketika sudah berada di posisi sebagai pembicara.

Tak tanggung-tanggung, dua trainer/pelatih berpengalaman dihadirkan dalam acara tersebut, yaitu Riri Novita, praktisi penyiaran nasional dari Semarang, dan Ramadhan Nuharto, penyiar Radio Citra FM Wonosobo. Keduanya diakui para peserta mampu membuat kepercayaan diri mereka terangkat setelah menerima materi pelatihan.

Kepala Seksi Kerjasama Media dan Peningkatan Kapasitas SDM, Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Dinas Kominfo, Fahrudin Azis mengatakan, gelar pelatihan public speaking tersebut memang ditujukan untuk meningkatkan keterampilan berbicara para admin PPID OPD di Pemkab Wonosobo agar lebih siap saat ditugaskan sebagai pembicara.

“Pelatihan public speaking ini merupakan program kerja yang ditujukan bagi para admin PPID agar kedepan keterampilan berbicara di berbagai forum lebih baik lagi,” terang Azis dalam laman resmi Pemkab Wonosobo.

Pentingnya Kecakapan Berbicara

Riri Novita mengungkapkan, kecakapan dalam berbicara di depan khalayak merupakan modal berharga ketika tengah berada di tengah masyarakat maupun audiens sebuah acara. Dengan penguasaan materi dan keterampilan berbicara yang baik, Riri menyebut setiap orang akan lebih mudah diterima oleh publik.

“Para ASN terutama, yang mestinya terbiasa berbicara kepada masyarakat saya pikir layak untuk lebih dalam lagi mempelajari teknik-teknik public speaking,” jelas Riri.

Ia juga menambahkan, gaya bicara dan penguasaan materi yang luwes dan adaptif di setiap acara-acara berbeda akan memudahkan komunikasi dengan warga masyarakat sebagai penerima layanan informasi.

“Harapannya tentu nanti setelah mengikuti pelatihan ini, materi-materi yang kami sampaikan bisa dipelajari lebih seksama sehingga manfaat di masa-masa mendatang akan memudahkan para peserta untuk tampil di depan publik secara lebih percaya diri,” tandasnya.

Add Comment