Komisi Informasi Tekankan Desa untuk Efektifkan Website

Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah, ketika mengunjungi 8 desa di Kabupaten Wonosobo, pada Rabu (13/11/2019). (Foto Pemkab Wonosobo)

Wonosobo – Komisi Informasi Provinsi (KIP) Jawa Tengah mengunjungi 8 desa di Kabupaten Wonosobo pada Rabu (13/11/2019), untuk melakukan verifikasi terkait kompetisi keterbukaan informasi badan publik pemerintah desa se-Jateng. Pada kunjungan itu, KIP Jateng meminta pemerintah desa untuk mengefektifkan website mereka.

Komisioner Bidang Kelembagaan KIP Jawa Tengah, Wijaya, mengarahkan para pemangku kewenangan di Pemdes agar mengoptimalkan website resmi mereka masing-masing.

Wijaya juga menambahkan, website resmi desa dapat menjadi sarana efektif untuk promosi potensi lokal desa yang selama ini kurang terpublikasi sehingga tidak diketahui dunia luar. Oleh karena itu, ia berpesa agar website desa bisa digunakan lebih efektif, tidak hanya untuk mengunggah foto kegiatan saja.

“Website jangan hanya untuk menampilkan foto-foto agenda desa atau berita mengenai kegiatan maupun even desa, tapi lebih dari itu bisa juga digunakan sebagai media promosi potensi lokal yang nantinya akan berimbas positif pada perekonomian warga masyarakat,” tutur Wijaya dalam laman resmi Pemkab Wonosobo.

Guna Promosikan Desa

Menurut Wijaya, banyak desa, khususnya di Jawa Tengah yang kini mulai menggeliat sektor ekonomi lokalnya dengan memanfaatkan media promosi digital melalui website maupun media sosial. Ia menilai, semua potensi yang dimiliki Kabupaten Wonosobo, sangat layak untuk mencoba masuk ke pasar Internasional.

“Melalui kecanggihan teknologi informasi saat ini orang seluruh dunia dapat mengakses potensi lokal yang ada di Desa Gondang atau desa-desa lain se-Wonosobo, sehingga nantinya mereka menjadi berminat utuk berkunjung langsung,” tambah Wijaya seperti dilansir dari laman resmi Pemkab Wonosobo.

Sementara itu, Kepala Desa Gondang, Abadi, menyambut positif pesan yang disampaikan Wijaya tersebut. Ia menyampaikan akan terus berupaya mengoptimalkan potensi-potensi daerahnya.

“Kami bersama paguyuban Kepala Desa di Kecamatan Watumalang memang tengah berupaya untuk bisa mendorong potensi wisata di wilayah ini agar semakin menarik minat wisatawan, termasuk dengan berkirim surat kepada Gubernur Jawa Tengah agar memperhatikan akses jalan utama Watumalang sebagai urat nadi perekonomian,” jelas Abadi.

Add Comment