Hari TBC Sedunia, RSUD KRT Setjonegoro Bagikan Masker Gratis

Kampanye bahaya penyakit TB dan pemberian masker gratis kepada para pasien dan pengunjung RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo. (Foto: Pemkab Wonosobo)

Wonosobo Barat – Peringatan Hari Tuberkulosis (TBC) Sedunia ke-138 digelar RSUD KRT Setjonegoro Wonosobo dengan kegiatan kampanye dan pemberian masker gratis pada Selasa (23/3/2020). Direktur Utama RSUD Setjonegoro, Dr. Danang Sananto Sasongko, bersama Dr. Kenyorini, dan sejumlah petugas medis di Tim Promosi Kesehatan Rumah Sakit (PKRS) menggunakan momen tersebut untuk upaya promotif mengampanyekan bahaya penyakit TB kepada para pasien dan pengunjung yang berada di ruang tunggu lobi Rumah Sakit.

Selain masker, para pengunjung dan pasien juga diberikan snack berupa coklat. Pemberian masker dilakukan dengan tujuan agar masyarakat yang mengalami gejala TB seperti batuk berdahak yang tidak kunjung sembuh, sesak napas dan nyeri dada, badan lemas dan nafsu makan berkurang, demam meriang berkepanjangan hingga berat badan menurun, serta orang yang telah kontak dengan pasien TB segera memeriksakan ke Fasilitas Layanan Kesehatan terdekat.

“Terlebih dengan merebaknya virus Corona di seluruh dunia tak terkecuali di Indonesia ini, dimana gejala virus Corona ada dalam salah satu gejala penyakit TB, kami ingin agar setiap orang lebih sadar dengan potensi resiko yang mungkin berada di sekitar mereka,” tutur Danang dalam laman resmi Pemkab Wonosobo.

Pencegahan Dini

Upaya itu merupakan bagian dari pencegahan dini, karena menurutnya, jauh lebih baik dan lebih murah apabila menjaga diri, dengan tetap waspada dan menjaga kesehatan, daripada ketika harus berobat.

Terkait dibagikannya masker gratis, Dr. Kenyorini, menambahkan bahwa hal itu merupakan wujud kepedulian pihak Rumah Sakit di tengah kelangkaan masker yang menjadi alat pelindung penting. Selain itu, penggunaan masker juga diharapkannya bisa menjadi budaya, dimana jika sedang sakit maka dengan sendirinya masyarakat memakai masker agar tidak menulari yang lainnya.

Melalui upaya sosialisasi tersebut, Kenyo juga meminta agar setiap orang yang mengidap penyakit TB atau batuk lebih dari 14 hari segeralah berobat, karena sama halnya dengan virus Corona gejalanya hampir mirip yaitu flu, batuk, dan demam.

“Segeralah berobat sebelum penyakitnya menjadi lebih fatal lagi, mari kita berantas TB mulai dari kita sendiri, jaga kebersihan diri serta lingkungan dengan membiasakan hidup sehat,” pungkasnya.

Add Comment